Maaf, Siswa Sekolah Belum Bisa Divaksin

by
TATAP MUKA - Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di tengah paandemi Covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan.

*Orang Tua Berharap Anaknya Aman

BATANG – Pemerintah sudah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 kepada guru dan tenaga pendidik. Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, sebanyak 1.500 guru secara bertahap telah menjalani vaksinasi Covid-19.

Akan tetapi, para siswa tidak mendapat jaminan akan diberi vaksin oleh pemerintah. Banyak yang mengharapkan anak-anak juga mendapat vaksinasi untuk menurunkan risiko penularan virus corona. Terlebih, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mulai diberlakukan terhitung Selasa (9/3/2021) lalu.

Kutnadi, satu di antara wali murid menyayangkan tidak masuknya siswa sekolah dalam daftar prioritas penerima vaksinasi pemerintah. Menurutnya, akan tidak adil jika pengajar dan muridnya mulai belajar tatap muka, tetapi yang divaksin hanya guru dan tenaga pendidik saja.

“Saya menyarankan supaya muridnya ikut divaksinasi juga. Harusnya begitu kalau mau tidak ada penularan Covid-19. Jangan karena negara itu punya keterbatasan, kemudian siswanya tidak divaksinasi. Tidak adil buat siswa begitu,” ujarnya,

Kutnadi menyebut bahwa memang kegiatan belajar mengajar tatap muka lebih efektif dibandingkan daring. Meski begitu, ia menganggap tidak ada jaminan sekolah bebas dari penularan Covid-19 meskipun para guru sudah divaksin.