Puluhan Bangunan di eks Pangkalan Truk Banyuputih Dibongkar Paksa, Satu Orang Diamankan

by
Alat berat melakukan pembongkaran bangunan yang ada di eks pangkalan truk Banyuputih.

BATANG – Puluhan bangunan yang ada di lahan eks pangkalan truk Dukuh Petamanan, Desa/Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, dibongkar paksa oleh tim gabungan dari Satpol PP, TNI Polri dan Dinas Perhubungan.

Pada kegiatan yang dilakukan Senin (08/03/2021) tersebut, petugas mengamankan satu orang, karena mencoba menghalangi proses pembongkaran.

“Kita bersama tim gabungan hari ini melakukan pembongkaran paksa bangunan yang ada di eks pangkalan truk Petamanan yang akan dialihfungsikan untuk pembangunan Islamic Center Batang,” ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Batang Rusmanto, ketika ditemui disela-sela pembongkaran.

Rusmanto menjelaskan, sebelum pembongkaran paksa, Pemkab Batang sudah tiga kali melayangkan surat peringatan kepada penghuni kios dan lahan untuk melakukan pengosongan dan pembongkaran mandiri. Namun surat tersebut tidak ditanggapi, sehingga akhirnya dilakukan pembongkaran paksa.

“Pembongkaran ini sudah sesesuai prosedur, yaitu mulai dari sosialisasi, hingga uang ganti bongkar bagi penyewa kios. Bahkan sebelumnya juga sudah ada surat peringatan, namun tidak direspon oleh pihak yang menempati lahan milik Pemkab Batang ini,” jelas Rusmanto.

Rusmanto mengungkapkan, pada proses pembongkaran tidak ada perlawanan dari warga. Namun ada satu orang yang terpaksa diamanlam karena mencoba menghalangi-halangi petugas yang akan melakukan pembongkaran.

“Untuk kios maupun bangunan yang kita bongkar hari ini adalah yang pemiliknya sudah menerima uang kompensasi ganti bongkar dari Pemkab. Namun karena tidak juga kunjung di bongkar, maka akhirnya dilakukan bongkar paksa,” tandas Ruswanto.

Salah seorang penyewa lahan, Taonah (60) mengungkapkan bahwa dirinya hanya bisa pasrah saat warung miliknya dibongkar oleh tim gabungan. Namun dirinya berharap jika nantinya gedung Islamic Center dibangun dan ada tempat usaha, maka dirinya ingin mendaftar agar anaknya bisa meneruskan jualan di tempat tersebut. (don)