Kesalahan Pelaporan, Capaian Vaksin I Kota Santri Terendah di Jateng

by
Asip Kholbihi

KAJEN – Capaian vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kabupaten Pekalongan tercatat terendah di Jateng. Hanya 57,82 persen. Pemkab Pekalongan pun mengklarifikasi hal itu. Capaian terendah pada vaksinasi tahap pertama karena terdapat kesalahan pendataan dan pelaporan.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, baru-baru ini menjelaskan, kesalahan pelaporan itu berkaitan dengan lokasi RSUD Kraton. Rumah sakit itu milik Pemkab Pekalongan. Namun terletak di wilayah Kota Pekalongan.

“Jadi dalam pelaporan, tenaga kesehatan di RSUD Kraton dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekalongan. Bukan oleh kami,” katanya.

Karena kesalahan mekanisme pelaporan itu, lanjut Asip, membuat capaian vaksinasi Kabupaten Pekalongan tercatat rendah. Bahkan terendah di Jateng. “Tapi ini sudah saya konfirmasi ke pemprov. Sudah koordinasi juga dengan Pemkot Pekalongan,” ucapnya.

Dengan demikian, tutur Asip, serapan vaksinasi Covid-19 di daerahnya secara total sebenarnya sudah mencapai 90 persen lebih. Vaksinasi tahap pertama di Kabupaten sebanyak 5.880 dosis. Tahap kedua mencapai 10 ribu dosis. (had)