15 Pompa Dipasang, Banjir Mulai Surut

by
PANTAU - Bupati Asip Kholbihi dan beberapa kepala OPD terus memantau kondisi tanggul dan pompa untuk mencari jalan keluar agar banjir cepat surut.

WONOKERTO – Pemkab Pekalongan berupaya keras mencari jalan agar banjir di pesisir cepat surut. Selain menjebol pintu Sungai Mrican, belasan pompa juga dipasang oleh pemda untuk membuang air dari pemukiman warga.

Pj Sekda sekaligus Kepala DPU Taru Bambang Irianto, kemarin, mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi terhadap sistem pengendalian rob dan banjir di Wonokerto dan Tirto.

“Untuk Wonokerto, kemarin dalam rangka percepatan juga kita pasang pompa-pompa portabel di Tratebang ada 3. Kemudian di Pecakaran ada 3, di Mrican sendiri kita tambah 1 pompa. Pesanggrahan kita pasang pompa, kemudian di Tirto juga kita pasang pompa,” terang Bambang.

Menurutnya, total ada 11 pompa yang telah terpasang dengan pengadaan sendiri. Sementara 1 pompa berasal dari bantuan DPU Provinsi Jateng, dan bantuan tahun kemarin ada 2 pompa. “Jadi ada 15 kita pasang disamping pompa-pompa yang ada di desa,” ujar dia.

Untuk tahun depan, lanjut Bambang, pihaknya akan fokus untuk kawal terus penyempurnaan tanggul, termasuk pembuatan 3 pintu di Sungai Mrican, pintu kleb, dan tambahan rumah pompa.

Sementara itu, hingga tanggal 28 Februari 2021, berdasarkan data dari BPBD, jumlah pengungsi terus berkurang. Hingga pukul 17.00 WIB saat itu, jumlah pengungsi ada 1586 orang. Mereka tersebar di 25 lokasi pengungsian. (had)