Plastik Rusak Pompa Banjir

by
MULAI SURUT - Banjir di Kecamatan Tirto mulai surut, kemarin. Tampak: Seorang bapak momong anaknya di genangan banjir menggunakan ban dan bak mandi bayi.

**Jumlah Pengungsi Masih 3.325 Orang

TIRTO – Gara-gara sampah plastik, dua pompa banjir di Pecakaran rusak. Padahal pompa ini diharapkan mampu mengurangi genangan air di wilayah pemukiman.

“Pompa di rumah pompa Sengkarang sekarang sedang diperbaiki. Kalau sudah jadi bisa mempercepat penyedotan. Kipasnya kemasukan sampah plastik. Jadi air tanggul yang masuk pompa harus bersih dari sampah,” terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo, kemarin.

Disinggung jumlah pengungsi, Budi mengatakan, hingga pukul 12.00 WIB kemarin, jumlah pengungsi banjir masih ada 3.325 orang. Mereka tersebar di 32 titik pengungsian.

Banjir dengan ketinggian air 10 cm – 60 cm masih terjadi di beberapa desa di Kecamatan Tirto, Siwalan, Wiradesa, dan Kecamatan Tirto. Di Kecamatan Tirto, banjir masih terjadi di Desa Karangjompo, Pacar, Tegaldowo, Jeruksari, dan Desa Mulyorejo.

Di Kecamatan Siwalan, banjir masih terjadi di Desa Depok, dengan ketinggian air 10 cm – 40 cm. Sepuluh desa di Kecamatan Wonokerto juga terendam banjir. Yakni di Desa Wonokerto Kulon, Wonokerto Wetan, Api api, Semut, Tratebang, Bebel, Rowoyoso, Pesanggrahan, Sijambe, dan Pecakaran.