Pembeli Sepi, Pedagang Mengeluh

by
KIAN KUMUH - Kondisi pasar darurat Kedungwuni kian kumuh, terutama saat musim hujan.

**Formasi Desak Jelang Ramadan Pasar Kedungwuni Ditempati

KAJEN – Forum Masyarakat Sipil (Formasi) mendesak pada Maret 2021 atau menjelang bulan Ramadan mendatang Pasar Kedungwuni ditempati pedagang. Pasalnya, pembangunan fisik pasar itu dinilai sudah selesai. Desakan itu disampaikan Formasi saat audiesi dengan DPRD Kabupaten Pekalongan di Gedung Dewan, kemarin siang.

Ketua Formasi Mustadjirin, mengatakan, desakan ini merupakan suara dari mayoritas pedagang. Sejak menempati pasar darurat, kata dia, pendapatan pedagang kurang maksimal. Pasalnya, pembeli sepi akibat kondisi pasar darurat becek dan tidak nyaman untuk transaksi.

“Kami minta Pemerintah Kabupaten Pekalongan Maret ini membuka pasar itu,” ujar dia.

Pihaknya memilih bulan Maret karena agar pedagang bisa aktif berjualan di pasar itu saat jelang Ramadan. “Sehingga jelang lebaran pasar itu sudah memutar ekonomi dengan maksimal,” jelasnya.

Tak hanya mendesak soal percepatan pembukaan Pasar Kedungwuni baru, Formasi juga menyoroti berbagai hal lain. Seperti prasarana untuk pembuangan sampah pasar, penataan reklame, urusan parkir, dan lokasi bongkar muat.