Cegah Penyebaran Covid-19, PPKM Mikro Diperpanjang

by
TALK SHOW - Ketua DPRD, anggota Komisi B dananggota Komisi E DPRD Jateng talk show di radio milik Pemkab Kendal. dengan tema "Dampak Jateng di Rumah Saja".

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, bahwa kebijakan “Jateng di Rumah saja” yang diberlakukan selama dua hari, tanggal 6 dan 7 Februari lalu memang menimbulkan pro dan kontra. Kebijakan tersebut diambil semata-mata untuk kepentingan masyarakat supaya ke depan lebih baik, yaitu mencegah klaster baru penyebaran virus Corona. Untuk memutus mata rantai virus Corona memang harus ada kerja sama pemerintah dengan masyarakat, supaya ke depan bisa hidup sehat dan ekonomi membaik kembali.

“Maka masyarakat harus mau membantu kebijakan pemerintah, sabar dan tidak lupa berdoa,” timpalnya.

Hal senada juga disampaikan Dyah Kartika Permanasari, bahwa kebijakan “Jateng di Rumah saja” dinilai cukup efektif mencegah adanya klaster baru penyebaran Covid-19. Memang bagi warga yang berpenghasilan rendah cukup memberatkan, seperti pedagang kaki lima. Tapi jika PKL tetap buka, kemungkinan hasilnya tidak seperti yang diharapkan, karena banyak warga yang memilih di rumah saja.

“Semoga pandemi ini segera berakhir, maka mari kita selalu menerapkan 5M, sabar tetap berusaha dan berdoa,” harapnya. (lid)