Pemkab Tambah Tiga Titik Layanan Vaksinasi

by
dr Muchlasin, Kepala Dinkes Batang

Selain kesiapan Fasyankes, kata dia, pihaknya juga harus memperhatikan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang mungkin saja terjadi. Kemudian, sterilitas dan efektivitas lokasinya serta tenaga kesehatan (nakes) yang sangat berperan penting.

“Harapan besar kami, melalui pemberian vaksin ini mampu untuk meminimalkan penularan Covid-19. Namun, tentunya masyarakat masih harus menerapkan disiplin protokol kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan,” tegasnya.

Adapun, disebutkan dia, penggunaan jenis vaksin yang akan disuntikan pada puluhan ribu pelayan publik dan masyarakat rentan itu masih sama seperti pada tahap I, yakni sinovac yang diproduksi oleh China.

Disebutkan Muchlasin, dari kebutuhan 23.913 vaksin sinovac untuk penyuntikan tahap II, pihaknya kini baru mendapat pasokan sebanyak 12.000 dosis. “Kemungkinan vaksin yang datang akan bertahap, jadi kita seleksi mana saja yang harus didahulukan,” terangnya.

Ia menegaskan, untuk waktu pelaksanaan vaksinasi masih menunggu kepastian dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Muchlasin pun mengimbau, agar para pedagang tidak perlu khawatir, karena mereka akan memperoleh vaksin semua, hanya saja waktunya tidak bersamaan dengan pelayan publik lainnya.