Dua Pekan, Banjir Tak Kunjung Surut

by
BERI BANTUAN - Keluarga besar pengawas pemilu di Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan ke pengungsi di Gedung Koperasi Gemi.

**Ketinggian Air Justru Naik, Pengungsi Terus Bertambah

TIRTO – Banjir di pesisir Kabupaten Pekalongan lebih dari dua pekan ini belum surut. Ketinggian air bahkan terus naik di sejumlah wilayah. Aparat gabungan bekerja keras mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Relawan dapur umum pun bekerja keras menyiapkan makanan untuk para pengungsi.

Berdasarkan pantauan, ketinggian air di beberapa wilayah di pesisir Kota Santri antara 20 cm hingga 80 cm. Akibatnya, aksesibilitas dan aktivitas warga lumpuh. Warga pun banyak yang menggunakan perahu dan dayung untuk alat transportasi di wilayah banjir.

Salah satunya, akses jalan ke Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, lumpuh. Warga yang akan ke Desa Jeruksari harus menggunakan perahu.

“Akses jalan pulang ke rumah susah. Semua jalan banjir,” kata Bagas Aji Nugroho (25), warga Desa Jeruksari, kemarin.

Ia mengatakan, akses jalan menuju rumahnya hanya bisa menggunakan perahu atau jalan kaki.

“Motor warga diparkirkan di halaman kampus STIMIK Pekalongan yang lumayan tinggi. Kalau ke rumah, naik perahu. Di desa saya sudah seperti wahana wisata air baru, karena transportasinya menggunakan perahu,” katanya.