Indosat Ooredoo Bukukan Kinerja Luar Biasa di Tahun 2020

by

*Pertumbuhan Pendapatan Seluler 11,6% dan Pertumbuhan EBITDA 16% YoY

Jakarta – Indosat Ooredoo (“Perseroan”) hari ini memaparkan laporan keuangan tahunan perusahaan per 31 Desember 2020.

President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama mengatakan “Meskipun
menghadapi berbagai tantangan pandemi COVID-19 dan kompetisi harga dari operator
lain, Indosat Ooredoo terus menjalankan strategi tiga-tahun Perusahaan serta mampu
menjaga momentum pertumbuhan. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang
tiada henti dari para pelanggan setia kami yang telah memotivasi kami untuk terus
berinvestasi dalam pengembangan jaringan 4G serta menghadirkan penawaran digital
baru yang inovatif guna memastikan bahwa pelanggan dapat merasakan pengalaman
seluler terbaik. Komitmen kami terhadap pelanggan serta untuk mengetengahkan
penawaran produk yang sederhana dan relevan telah berkontribusi pada peningkatan
jumlah pelanggan dan volume trafik data. Pertumbuhan ini memungkinkan perusahaan
untuk membukukan pertumbuhan pendapatan seluler di atas rata-rata pasar serta
peningkatan market share signifikan.”

“Ke depannya, kami mengantisipasi bahwa gaya hidup secara daring serta kegiatan bekerja
dan belajar dari rumah, yang menjadi marak karena pandemi, akan menjadi gaya hidup
yang permanen. Indosat Ooredoo berkomitmen penuh untuk mendukung pelanggan
seluler dan bisnis kami agar mampu beradaptasi dengan situasi new normal dengan terus
meningkatkan kinerja jaringan untuk memenuhi akselerasi pertumbuhan permintaan data. Kami percaya melalui solusi digital baru perusahaan akan dapat melengkapi dan
mempermudah kehidupan digital pelanggan. Inisiatif-inisiatif kami ini mendukung agenda
transformasi digital di Indonesia dan menciptakan nilai tambah bagi stakeholder
Perusahaan.”

Indosat Ooredoo telah mencatatkan kinerja usaha tahunan yang kokoh per 31 Desember
2020, total pendapatan tumbuh sebesar 6.9% (YoY) menjadi Rp27,9 triliun dan pendapatan
seluler tumbuh sebesar 11,6% (YoY) menjadi Rp23,1 triliun.

EBITDA tumbuh 16% YoY mencapai Rp11,4 triliun, akibat pertumbuhan pendapatan yang
baik serta fokus perusahaan atas efisiensi operasional. Marjin EBITDA tercatat sebesar
40.9%, tumbuh sebesar 3.2 bps dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Jumlah pelanggan seluler tumbuh 1.7% YoY menjadi 60,3 juta pelangan per akhir tahun
2020 serta Pendapatan rata-rata per Pelanggan (ARPU) meningkat menjadi Rp31,9 ribu dari
sebelumnya Rp27,9 ribu, didorong oleh peningkatan trafik data yang signifikan sebesar
52.8% YoY.

Indosat Ooredoo juga membukukan kinerja operasional yang kuat dengan meningkatkan
pengalaman video sebanyak 55,8% YoY, meningkatkan kecepatan 4G hingga dua kali lipat, dan secara signifikan meningkatkan kecepatan unggah kami sebanyak 88,4% YoY.

Selama tahun 2020, Indosat Ooredoo berhasil menjalin kemitraan dengan sejumlah
perusahaan digital global seperti Facebook, Google, Cisco, dan Ericsson untuk
menghadirkan teknologi terkini yang dapat mempercepat digitalisasi pengalaman
pelanggan serta meningkatkan jaringan internet di Indonesia.

Kami terus memperkenalkan produk baru yang inovatif untuk membantu pelanggan tetap
terhubung serta mendukung pelaku usaha dan institusi pendidikan agar tetap beroperasi
selama pandemi. Melalui IM3 Ooredoo, kami meluncurkan paket bisnis IMPreneur terbaru
yang dirancang khusus untuk UKM. Melalui Indosat Ooredoo Business, kami baru-baru ini
memperkenalkan solusi “iDo Voice” yang terdiri dari tiga layanan suara baru untuk
pelanggan korporat.

Investasi Indosat Ooredoo dalam pengembangan infrastruktur jaringan 4G serta komitmen kami kepada pelanggan kembali memperoleh penghargaan bisnis internasional yang bergengsi. Di ajang OpenSignal Global Mobile Network Experience Awards 2020,
perusahaan menerima penghargaan “Global Rising Star” dalam kategori Video Experience,
selain itu kami juga baru-baru ini memenangkan kategori Corporate Excellence di ajang Industri Telekomunikasi & TIK di Asia Pacific Enterprise Awards (APEA) 2020 Regional
Edition.

Pada tahun 2021, Indosat Ooredoo akan melanjutkan peningkatan dan perluasan jaringan perusahaan dengan fokus pada pengembangan 4G/LTE dan Jaringan Video Grade yang mampu memberikan layanan internet yang semakin baik kepada pelanggan. Peningkatan jaringan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung transformasi digital Indonesia yang sejalan dengan rencana ekonomi digital pemerintah Indonesia serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Kami yakin bahwa momentum pertumbuhan ini akan berlanjut pada tahun 2021. Namun,
karena ketidakpastian pemulihan ekonomi dari pandemi, dengan penuh pertimbangan
kami optimis untuk mencapai pertumbuhan pendapatan sesuai dengan industri, marjin
EBITDA di kisaran batas bawah level 40%, serta belanja modal di kisaran 8 triliun rupiah. (rls)