Awas, Banjir Masih Mengancam

by
Potensi Cuaca Ekstrem di Jateng

*BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

BATANG – Banjir belum juga surut di sejumlah wilayah Batang-Pekalongan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jateng terhitung tanggal 17-19 Februari 2021. Curah hujan dengan intensitas lebat disertai kilat/petir dan angin kencang mengancam sejumlah wilayah di Jateng.

Peringatan tersebut antara lain bisa dilihat di akun resmi intagram @bmkgjateng yang diunggah Rabu (17/2/2021) kemarin. Disebutkan, bahwa berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanyaa pola sikonal berupa tekanan rendah di selatan Indonesia yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Selain itu didukung suhu muka laut yang cukup hangaat, masa udara yaang labil serta kelembapan udara yaang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujaan di beberapa wilayah Jawa Tengah.

“Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Ahmad Yani Semarang memprakirakan dalam periode tiga hari ke depan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengaan intensitas lebat yang dapaat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah…,” demikian bunyi peringataan BMKG Jateng.

Selama tiga hari tersebut, beberapa wilayah Jawa Tengah berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang, sehingga meningkatkan potensi bencana alam seperti banjir. Prakiraan tersebut dibenarkan dengan kondisi hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah Jateng, termasuk Pekalongan-Batang pada Rabu (17/2/2021) dini hari.

Untuk tanggal 17 Februari 2021, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang bisa melanda wilayah seperti Brebes, Kabupaten/Kota Tegal, Kabupaten/Kota Pekalongan, Batang, Kendal, Kabupaten/Kota Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Purwodadi, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kebumen, Purworejo, Salatiga, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Magelang, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Boyolali, dan sekitarnya.