Aduan Hibah RT Bergulir ke DPRD

by
AUDIENSI - Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Batang menggelar audiensi dengan DPRD Batang, membahas dana hibah RT.

**Siapkan Raker, Dewan Siap Panggil OPD Terkait

BATANG – Aduan kelompok masyarakat atas realisasi program hibah untuk ribuan Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Batang yang diduga bermasalah, mulai bergulir ke DPRD. Mendapatkan aduan tersebut, DPRD Batang menyatakan segera menggelar rapat kerja (raker) dengan memanggil OPD terkait guna melihat ada tidaknya unsur permasalahan dalam realisasi program tersebut.

Selasa (16/2/2021) kemarin, sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Batang mendatangi DPRD Kabupaten Batang. Mereka kembali mempertanyakan kejelasan alokasi anggaran dana hibah RT sebesar Rp 11,7 miliar, yang disinyalir tidak terserap secara maksimal.

Adapun dalam audiensi itu mereka ditemui langsung oleh Ketua DPRD Batang Maulana Yusuf, Wakil Ketua I Junaenah, Wakil Ketua II Nur Untung Slamet, dan Wakil Ketua III Nur Faizin.

Diungkapkan salah seorang perwakilan kelompok, Moch Zamroni, bahwa pihaknya menuding adanya indikasi proses politik pada program dana hibah untuk ribuan RT ini.

“Kami mengindikasi adanya proses politik pada pengadaan bibit/indukan cacing maupun lebah madu pada program dana hibah untuk RT ini,” katanya.