Ari-ri Tertinggal, Warga Cipluk Barat Ditandu Pakai Bangku Panjang

by
DITANDU - Harus mendapatkan penanganan medis, seorang warga Dusun Cipluk Barat yang habs melahirkan terpaksa ditandu dengan menggunakan bangku panjang menuju mobil medis Puskesmas.

*Akses Jalan Rusak

KENDAL – Seorang ibu warga Dusun Cipluk Barat, Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, terpaksa harus ditandu warga menggunakan bangku panjang ke ambulance. Hal itu dilakukan karena akses jalan rusak mengingan warga yang habis melahirkan itu harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas karena ari-ari bayi tertinggal di dalam rahimnya.

Kabar itu dibenarkan, Kepala Desa Sidokumpul, Ari Rimbawanto, Senin (15/2/2021). Kata dia, ibu yang ditandu warga yang habis melahirkan itu merupakan warganya, karena ari-ari bayi tertinggal di dalam rahim, sehingga harus dibawa ke puskesmas untuk penanganan medis.

“Mbak Tri, nama ibu itu. Warga terpaksanya menandunya menuju ke mobil medis, agar bisa segera dibawa ke Puskesmas Patean. Selain penanganan medis, juga mengeluarkan ari-ari yang masih tertinggal di rahimnya” katanya.

Ari Rimbawanto mengungkapkan, lantaran akses jalan menuju rumahnya yang rusak maka warganya yang melahirkan tersebut harus ditandu. Tak hanya medan jalan yang sulit, saat menandu warganya paska melahirkan itu juga harus menyeberangi menyebrangi sungai sejauh satu kilometer.

“Kalau hujan medan jalannya berlumpur, apalagi juga meleati jalan desa dan menyebe5rangi sungai,” ungkapnya.

Ari Rimbawanto menyaakan, penghubung Dusun Cipluk ada tiga jalur akses. Namun karena longsor menyeabkan beberapa akses tergangu. Yakni, Dusun Cipluk Desa Sidokumpul dengan Dusun Muncar, Desa Kalices, Kecamatan Patean. Kemudian Dusun Cipluk dengan Desa Kalices. Dan Dusun Cipluk menuju Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh.