Pasar Weleri Masuk Ruang Pengaduan Dico

by
BLUSUKAN - Didampingi Plt Kepala Disdag dan Kepala Dinas PURP, Bupati Kendal terpilih Dico M Ganinduto blusukan ke Pasar Weleri 1, dengar keluh kesah langsung para pedagang.

*Blusukan, Dico Temui Langsung Pedagang

KENDAL – Bupati Kendal terpilih Dico M Ganinduto blusukan ke dua pasar tradisional. Yakni Pasar Weleri 1 dan Pasar Pagi Kaliwungu. Kedatangnya untuk bertemu langsung dan sekaligus mendengar keluh kesah dari para pedagang di kedua pasar tersebut. Dalam kunjunganya, bakal orang nomor satu di Kabupaten Kendal didampingi oleh Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kendal Alfebian Yulando dan Kepala Dinas PUPR Kendal Sugiono.

Pantauan, saat blusukan di Pasar Weleri 1, selain menyalami para pedagang yang berjualan di sekeliling bangunan pasar yang terbakar, Dico juga menyempatkan diri masuk ke dalam untuk melihat kondisi bangunan pasar yang terbakar tersebut. Sempat terjadi pebicaraan hangat dengan paguyuban pedagang pasar yang didampingi dinas terkait, yang membahas keberlanjutan nasib para pedagang untuk dapat kembali berdagang di pasar tersebut. Mereka berharap pembangunan permanen Pasar Weleri 1 paska terbakar dapat segera terealisasikan.

Bupati Kendal terpilih Dico M Ganinduto Dan mengatakan, berbagai persoalan yang terjadi di Pasar Weleri 1 paska terbakar masuk dalam ruang pengaduan program 100 hari kerjanya bersama Wakil Bupati terpilih Windu Suko Basuki. Prosentase pengaduan soal Pasar Weleri 1 tersebut adalah sebesar 30 persen. Pada transisi ini, ia menginventarisasi permasalahan apa saja dan solusinya. “Kita sudah siapkan solusi jangka pendek maupun panjang dan tinggal disosialisasikan kepada para pedagang Pasar Weleri 1,” katanya, kemarin.

Dirinya juga berharap, pembangunan pasar sementara dan pasar permanen bisa lebih bagus. Sehingga bisa menguntungkan para pedagang. Harapannya, juga bisa membuat nyaman pembeli. “Pasar bisa ramai dan perekonomian para pedagang meningkat,” ungkap Dico.

Ketua Paguyuban Pasar Weleri Bangkit, Suwarno menagatakan, para pedagang berharap ada solusi yang cepat untuk relokasi. Yakni tempat relokasi yang nyaman dan strategis dan tidak terpisah-pisah. “Pedagang siap pindah jika. Jika belum ada tempatrelokasinya, ya terpaksa tetap jualan disini. Relokasi pedagang jadi satu, jangan dipisah-pisah,” harapnya. (lid)