Pondasi Jembatan Peturen Retak Dikedua Sisi

by
TINJAU JEMBATAN - Bupati Batang, Wihaji bersama Forkopimda meninjau Jembatan Peturen, Kamis (11/2/2021).

**Rencananya Diperbaiki di 2022

BATANG – Pondasi Jembatan Peturen Warungasem kini dalam kondisi retak. Maklum, karena jembatan penghubung antar Kecamatan Warungasem dan Kecamatan Batang itu sudah berusia 30 tahunan.

Untuk mengetahui kondisi jembatan dengan panjang 14 meter dan lebar 4,5 meter itu, Kamis (11/2/2021) lalu, Bupati Batang, Wihaji bersama Forkopimda dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjaunya secara langsung.

“Berdasarkan hasil laporan dan setelah saya melihat langsung, memang pondasinya retak dua – duanya. Jembatan ini usianya memang sudah di atas 30 tahun, jadi sudah seharusnya diperbaiki. Terlebih jembatan ini setiap harinya dilintasi oleh berbagai kendaraan, mulai roda dua hingga roda enam dan lebih,” ujar Bupati Wihaji.

Adapun untuk penanganan sementara, kata Wihaji, Pemkab Batang akan melakukan pembatasan berkala bagi kendaraan yang akan melintasi Jembatan Peturen itu. Sebab, tahun 2021 ini Pemkab Batang belum mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jembatan tersebut.

“Usul dari Pak Kapolres nanti ada pembatasan kendaraan yang lewat. Di atas sekitar sekian ton rekomendasi kita jangan lewat dulu seperti truk trailer, tapi truk kecil bisa lewat. Karena tadi saya lihat jika ada truk pengangkut pasir lewat, jembatanya ada getaran sedikit. Takutnya kalau roboh,” katanya.