Penanganan Banjir Kurang Terkoordinir

by
PIMPIN - Ketua PMI Batang Achmad Taufiq pimpin rapat musyawarah kerja bersaama jajaran pengurus dan relawan, Rabu (10/2/2021).

**Peran Camat Minim, Terjadi Penumpukan Bantuan

BATANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menggelar Musyawarah Kerja, Rabu (10/2/2021) di Markas PMI Batang. Dalam kesempatan ini, Ketua PMI Batang, Achmad Taufiq menyebut penanganan bencana di wilayah Kabupaten Batang masih minim koordinasi. Menurutnya Hal itu terlihat dari berbagai lembaga seperti PMI, dinas sosial, bagian kesejahteraan dan non goverment berjalan sendiri-sendiri dalam pendistribusian bantuan logistik.

“Kami berharap BPBD yang jadi imam dalam penanganan bencana, sementara makmumnya PMI, dinas sosial, bagian kesesejahteraan rakyat dan non goverment,” ujar Taufiq usai Musyawarah kerja PMI Batang, Rabu (10/2/2021).

Dikatakan, menurutnya dari musibah banjir kemarin dalam pendistribusian logistik masih terjadi penumpukan atau duplikasi. “Bantuan logistik di satu titik ada duplikasi, tapi disisi lain ada pendistribusian logistik yang mengalami keterlambatan,” katanya.

Lanjut Taufiq, hal ini sudah dirapatkan oleh Sekda bersama jajarannya agar penyaluran bantuan logistik terkordinasi dengan baik sehingga tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan.

“Ini banyak yang belum mengetahui, ternyata BPBD punya tangan panjang koordinator pelaksana di tingkat kecamatan yakni Camat dan sudah diikat melalui SK Bupati,”ungkapnya.