Terkait Bantuan Banjir, DPRD Minta Pemkot Cermat

by
RAPAT - Komisi C DPRD Kota Pekalongan menggelar rapat bersama OPD terkait membahas masalah banjir yang terjadi di Kota Pekalongan dalam beberapa hari terakhir.

*Dua Dapur Umum Besar, 60 Dapur Umum Mandiri

Plt Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan KB (Dinsos P2KB), Budiyanto, menjelaskan bahwa untuk saat ini ada dua dapur umum besar yakni di Stadion Hoegeng dan di Polsek Pekalongan Utara. Dua dapur umum tersebut, mendapatkan bantuan dari CSR perusahaan. Sementara untuk dapur umum mandiri yang didirikan masyarakat, menurut data Dinsos P2KB saat ini sudah ada 60 dapur umum mandiri.

“Untuk dapur umum mandiri, suplai logistik diberikan oleh pemerintah. Ada 25 kilogram besar, mi instan lima dus, minyak dan bahan lainnya. Jadi dapur umum besar ini akan membuat makanan siap saji untuk warga yang mengungsi. Sementara dapur umum mandiri kami berikan logistik untuk menyuplai makanan siap saji di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Dalam pendirian dapur umum mandiri, masyarakat diminta untuk melaporkan ke RT setempat yang kemudian akan dilanjutkan ke lurah, camat dan Dinsos P2KB. Selanjutnya Dinsos P2KB akan melakukan survey ke lapangan dan jika benar-benar ada maka akan diberikan suplai logistik dan bahan baku.

Setiap hari, ada tiga kali suplai makanan siap saji dari dapur umum besar untuk warga yang pengungsi yakni setiap pagi, siang dan malam. “Dari dua dapur umum besar itu, yang di Stadion Hoegeng akan menyuplai untuk siang dan malam, kemudian di Polsek Pekalongan Utara menyuplai tiga kali, pagi, siang dan malam. Kami tambahkan untuk makan pagi dari Dinsos P2KB dengan cara membeli nasi bungkus di warung-warung milik masyarakat,” jelasnya.

Dalam rapat, hadir Asisten 1, Susilo, Asisten II Erli Nufianti, Kepala DPUPR, Nur Priyantomo, Kepala Pelaksana Harian BPBD, Saminta, Kepala Dinsos P2KB, Budiyanto, camat dari wilayah terdampak serta perwakilan OPD lain yang terkait.(nul)