Terkait Bantuan Banjir, DPRD Minta Pemkot Cermat

by
RAPAT - Komisi C DPRD Kota Pekalongan menggelar rapat bersama OPD terkait membahas masalah banjir yang terjadi di Kota Pekalongan dalam beberapa hari terakhir.

KOTA – Komisi C DPRD Kota Pekalongan menggelar rapat bersama OPD terkait membahas masalah banjir yang terjadi di Kota Pekalongan dalam beberapa hari terakhir. Salah satu yang menjadi perhatian yakni masalah pemberian bantuna kepada warga terdampak. DPRD meminta agar Pemkot melalui OPD terkait mempunyai kategori dalam memberikan bantuan sehingga seluruh warga terdampak bisa tersentuh bantuan secara merata.

“Harus ada pengelompokan warga terdampak banjir yang parah atau hanya yang ringan. Kemudian dipetakan, nanti akan muncul kebutuhanya seperti apa untuk masing-masing kategori sehingga tindakanya akan tepat,” tutur Plt Ketua DPRD, Nusron yang juga turut hadir dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Komisi C, Senin (8/2/2021).

Kemudian juga terkait dapur umum mandiri yang dibuat masyarakat, dia berharap agar ada pengarahan dari kelurahan. Sebab Pemkot akan memberikan bantuan logistik dan bahan baku kepada dapur umum tersebut. Menurut Nusron, jika pendirian dapur umum atas inisiatif masyarakat sendiri tanpa diarahkan, bisa jadi dalam satu RT ada lebih dari satu dapur umum.

“Ada batasanya, kalau banjir seperti apa bisa mendirikan dapur umum. Pak Camat segera perintah ke lurah, kalau ada masyarakat yang membuat dapur umum mandiri agar bisa difasilitasi dan diarahkan. Dapur umum besar oke untuk menangani pengungsi, tapi untuk dapur umum mandiri di kampung-kampung juga penting karena masih banyak masyarakat yang memilih tetap tinggal dan tidak mengungsi,” tambahnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi C, Makmur S Mustofa. Dia meminta agar Pemkot melalui OPD terkait bisa merencanakan mekanisme pemberian bantuan sehingga tidak terjadi keributan di bawah. “Untuk pemberian bantuan agar bisa ditata sehingga tidak terjadi keributan di bawah kalau bantuanya tidak merata,” pesannya.