Pelebaran Jalan ke Wilayah Selatan jadi Kunci

by
TINJAU JEMBATAN - Kabid Jalan dan Jembatan, Endro Suryono, saat mendampingi Bupati Wihaaji meninjau jembatan penghubung Simbangdesa-Simbangjaati yaang rusak paaraah, akhir Januaari kemrin.

*Terkait Optimalisasi Pariwisata Wilayah Batang Atas

BATANG – Pengembangan pariwisata di Kabupaten Batang, khususnya wilayah selatan (atas), dinilai sulit optimal tanpa daya dukung infratsruktur jalan yang memadai. Komisi D DPRD Batang menilai kunci pengembangan sejumlah destinasi wisata di wilayah atas tersebut adalah dengan pelebaran jalan utama Batang menuju wilayah atas.

“Potensinya cukup besar, sayang kalau tidak ditangkap secara optimal. Salah satunya ya daya dukung infrastruktur jalan dari Batang ke atas ini perlu dipikirkan,” ungkap Sekretaris Komisi D DPRD Batang, Nur Cahyaningsih SH MKn, Selasa (2/2/2021).

Menurutnya, dengan kondisi jalan yang sempit, maka peluang masuknya kunjungan wisata dari luar daerah menjadi terbatasi. Padahal, banyak destinasi wisata dengaan potensi aktivitas pariwisata yang besar, seperti Agrowisata Pagilaran, Wanawisata Kembanglangit, Kolam Renang Bandar, Curug Pacet, hingga tol langit.

“Semuanya menawarkan pesona alam, wisata yang digandrungi para wisatawan kekinian. Belum lagi pesona Dieng, kami membayangkan wisatawan menuju Dieng melalui Gerlang atau Bawang. Tapi kalau jalannya sempit, biro wisata tentu mikir dua kali. Pagilaran misalnya, mestinya layak jadi destinasi nasional, tapi rombongan bus masuk sana kan sulit juga, jalannya terlalu sempit tadi,” jelas politisi Partai Gerindra ini.

JALAN PROVINSI
Nur Cahya memahami kesulitan pemerintah daerah untuk mengupayakan pelebaran jalan, khususnya dari Batang sampai atas, mengingat prasarana tersebut berstatus jalan provinsi.