Simak, Pemkab Siapkan Lomba Desa Berhadiah Rp 9 M

by
KONSULTASI PUBLIK - Bupati Wihaji bersama Wabup Suyono dan Sekda Lani Dwi Rejeki menandatangani berita acara saat giat Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD di Aula Pemkab Batang, Kamis (28/1/2021).

BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menggagas program desa mandiri melalui lomba pemberdayaan masyarakat dengan hadiah Rp 9 miliar. Lomba tersebut rencananya direalisasikan pada 2021 hingga 2022.

Bupati Batang, Wihaji mempersilakan bagi desa yang memiliki rancangan, prospek, dan inovasi pemberdayaan terbaik akan diberikan bantuan keuangan untuk mewujudkan kemandirian desa agar dapat berkembang sesuai rancangan yang telah dibuat.

“Melalui perlombaan itu, kami berharap akan muncul desa-desa mandiri yang tidak bergantung dengan pemerintah daerah. Jadi desa harus punya program dari hulu sampai hilir, kemudian manfaat secara ekonomi dari desa. Terpenting harus murni pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan melibatkan masyarakat desa,” terang Bupati Wihaji, kemarin.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Batang, Ari Yudianto mengatakan, perlombaan itu untuk mengembangkan potensi ekonomi dari tingkat desa. “Intinya, kami ingin mengembangkan ekonomi lokal di Kabupaten Batang. Perlombaan itu murni harus memanfaatkan sumber daya lokal serta mengangkat produk dan kearifan setiap desa,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah desa harus berinovasi untuk meningkatkan ekonomi lokal sehingga nantinya memunculkan geliat ekonomi secara serempak. “Total hadiahnya Rp 9 miliar. Setiap kecamatan memiliki juaranya masing-masing yaitu juara satu, dua, dan tiga. Juara satu mendapatkan anggaran sebesar Rp 300 juta, juara dua Rp 200 juta, dan juara tiga Rp 100 juta,” paparnya.