50 Meter Daratan Pesisir di Kota Santri Hilang Akibat Abrasi

by
TANAMAN BAKAU - Untuk mengantisipasi abrasi, ratusan ribu bibit bakau ditanam di sepanjang pesisir pantai Kabupaten Pekalongan.

WONOKERTO – Tingkat abrasi di pesisir Kabupaten Pekalongan cukup parah. Hampir 70 persen wilayah pesisir dari Jeruksari hingga Depok sudah terserang abrasi.

“Wilayah pesisir dari Jeruksari hingga Wonokerto itu sudah 70 persen terkena abrasi. Satu tahun sekitar 50 meter daratan hilang,” kata Ketua Kelompok Tani Mangrove Alam Lestari Desa Api Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Subhan, Rabu (27/1/2021).

Dikatakan, Faktor pemicu abrasi, kata dia, akibat penurunan tanah di wilayah pesisir. Faktor kedua, lanjut dia, air laut pasang yang kian tinggi.

“Sudah dua tahun ini kalau laut pasang lewat bibir pantai. Jadi pas pasang air laut tinggi, air laut lewat atasnya bibir pantai,” kata dia.

Menurutnya, untuk mengantisipasi abrasi diperlukan upaya konservasi fisik dan vegetatif. Upaya konservasi fisik, kata dia, bisa dengan tanggul atau breakwater. Sedangkan upaya konservasi vegetatif dengan penanaman mangrove.