Target PAD Perizinan Naik Rp 1 Miliar Lebih

by

BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2021 dari sektor retribusi perizinan sebesar Rp 4,5 miliar atau naik dari sebelumnya Rp 2,5 miliar.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP) Kabupaten Batang, Margo Santosa. “Angka itu naik Rp 1 miliar dibanding target 2020 yang di angka Rp 2,5 miliar lebih. Pada tahun lalu, target itu terpenuhi 106 persen,” ujar Margo, kemarin.

Margo mengatakan, bahwa pihaknya optimis target yang ditetapkan pada 2021 ini dapat tercapai. Sebab, ada beberapa investor asing maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sudah berkeinginan membangun perusahaan di daerah ini.

“Meski terjadi kenaikan target, kami optimis bisa mencapainya, karena tahun kemarin ada investor yang sudah akan mengajukan perizinan tetapi sempat tertunda karena pandemi COVID-19. Semoga pada tahun ini, semuanya bisa lancar,” jelasnya.

Margo menyebutkan, bahwa retribusi perizinan ini antara lain berasal dari izin mendirikan bangunan (IMB), Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) dan trayek.

Ditambahkan Margo, dengan adanya proses pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, dimungkinkan besar investor akan masuk ke daerah ini untuk menanamkan investasinya.

“Kami yakin 2021 bakal banyak pembangunan meski di tengah pandemi Covid-19. Adapun surat perizinan yang sudah diterbitkan selama 2020 sebanyak 19.451. Jumlah itu melebihi target karena adanya bantuan presiden untuk UMKM,” tandasnya. (fel)