‘Pulau’ Simonet Terancam Tenggelam

by
RUMAH HANCUR: Akibat abrasi, daratan di Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan hilang terendam laut. Beberapa rumah warga pun hancur.

*Enam Bulan Terakhir 500 Meter Daratan Tenggelam
*Tak Laik Huni, Warga Diminta Relokasi

WONOKERTO – ‘Pulau’ Simonet di Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan terencam tenggelam jika abrasi di wilayah itu tidak ditangani. Sejak bulan Juni 2020 hingga sekarang, sekitar 500 meter daratan sudah tenggelam akibat abrasi.

Pedukuhan seluas 15 hektar ini dinilai sudah tak laik huni. Pasalnya, abrasi di pedukuhan yang berbatasan langsung dengan laut utara Jawa ini sangat parah. Terjangan air pasang laut juga kian membahayakan nyawa warga setempat.

Sholati (37), warga Dukuh Simonet, Selasa (26/1/2021), mengatakan, lokasi rumahnya dengan bibir pantai dulu jaraknya jauh. Namun saat ini bibir pantai sudah di teras rumahnya. Artinya, ratusan meter daratan sudah tenggelam akibat abrasi. “Dulunya masih jauh dari bibir pantai,” kata dia.

Dikatakan, abrasi kian parah sejak bulan Juni 2020. Saat itu pedukuhan Simonet juga terendam banjir rob setinggi 1,4 meter. Sehingga seluruh warganya mengungsi.

“Awalnya saya mengungsi selama satu bulan. Saat pulang, rumah di sini keadaannya sudah seperti ini lha terus saya ngontrak di Desa Semut,” kata dia.

Menurutnya, rumahnya saat ini tak mungkin lagi dipertahankan karena terancam abrasi dan dihajar air pasang laut.