Pencarian 12 Nelayan Batang Dihentikan, Dianggap Hilang

by
PERTEMUAN - Perwakilan DPC HNSI Batang menjalin pertemuan dengan anggota Basarnas, Rabu (20/1/2021).

**Dianggap Hilang, Kecuali Ada Tanda-tanda

BATANG – Pencarian 12 Anak Buah Kapal (ABK) KMN Berkah Abadi yang menjadi korban kecelakaan laut pada Minggu dinihari, atau 10 Januari 2021 lalu, resmi dihentikan.

“Sesuai aturannya, pada Rabu sore ini proses pencarian 12 nelayan Batang selesai dilakukan. Kecuali, muncul tanda tanda dari ABK, maka pencarian dilanjutkan,” ungkap Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang, Teguh Tarmujo, Rabu (20/1/2021).

Teguh mengatakan, bahwa DPC HNSI Kabupaten Batang telah menjalin koordinasi dengan Tim Basarnas di Jepara pada Rabu (20/1/2021).

“Ya, berdasarkan pertemuan kami tadi, tim pencarian dari Basarnas mengatakan belum bisa menemukan keberadaan 12 nelayan Batang,” katanya.

Adapun, kata Teguh, dengan selesainya masa pencarian oleh Tim Basarnas, maka 12 nelayan Batang tersebut dianggap orang hilang.

Dikatakan Teguh, dari total 14 nelayan Batang yang menjadi korban kecelakaan laut KMN Berkah Abadi itu, hanya 11 nelayan yang diikutkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.