Penyebar Hoaks Kasdim Mayor Sugeng Meninggal Disuntik Vaksin Covid-19, Akhirnya Dibekuk

by
ilustrasi

Pria berinisial TS (44) yang menyebarkan hoaks Mayor Sugeng Riyadi meninggal dunia setelah disuntik vaksin Covid-19, dibekuk oleh petugas dari Polres Gresik, Jawa Timur. TS Dijerat UU ITE.

Wakapolda Jatim Brigjen (Pol) Slamet mengatakan, TS merupakan warga Gresik.

Menurut Slamet, penangkapan itu dilakukan berdasar hasil penyelidikan Tim Siber Polres Gresik dan Polda Jatim.

“Yang telah dilakukan pelaku ini (menyebar hoaks, red) berkaitan dengan program pemerintah Indonesia yakni vaksinasi,” ucap Slamet dalam konferensi pers, Rabu (20/1).

Polisi menjerat TS dengan Pasal 45A ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukumannya ialah penjara paling lama enam tahun atau denda Rp 1 miliar.

Dalam kesempatan itu Slamet mengimbau seluruh masyarakat mendukung ikhtiar pemerintah Indonesia dalam melawan Covid-19.

“Mari amankan program pemerintah proses vaksinasi yang berlangsung,” ucapnya.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan ada pelaku lain dalam kasus itu.

“Sementara masih berkembang apakah ada jaringan atau tidak,” katanya.

Sebelumnya TS membuat konten hoaks yang menyebut Kasdim 0817 Gresik Mayor Infantri Sugeng Riyadi meninggal setelah disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac di RS Ibnu Sina.

TS menggunakan foto pemakaman Danramil Kebomas Mayor Kav Gatot Supriyono untuk membuat konten hoaks tersebut.(jpnn/pojoksatu)