Bencana Kepung Kota Santri

by
EVAKUASI POHON TUMBANG - Petugas gabungan saat mengevakuasi pohon tumbang di Gejlik, Kota Kajen.

Sementara itu, Camat Siwalan Siswanto dikonfirmasi terpisah menyampaikan, di Kecamatan Tirto wilayah yang paling terdampak banjir di Desa Tengeng Wetan. Desa ini langganan banjir setiap musim hujan akibat meluapnya Sungai Sragi Lama.

“Untuk kondisi hujan seharian lalu yang paling terdampak di Tengeng Wetan,” terang dia.

Disebutkan, di desa itu ada sekitar 500 rumah yang terdampak banjir, dengan 700 KK atau sekitar 1000 jiwa. Pedukuhan yang terdampak meliputi Dukuh Tengeng, Silumbu, Kendayaan, Buntu, Gandu Lor, Gandu Kidul, Gandu Gempol, dan Dukuh Cangkring.

Ketinggian air antara 50 cm hingga 1 meter. “Tidak ada korban jiwa. Warga terdampak membutuhkan sembako dan lauk pauk, kebutuhan bayi dan balita seperti pampers, susu, makanan bayi, dan pakaian bayi. Selain itu diperlukan karung pasir untuk tanggul,” terang dia.

Sedangkan Sekcam Wonokerto Ali Akbar mengatakan, di wilayah Kecamatan Wonokerto banjir terjadi di Dukuh Simonet, Desa Semut, Bebel, Pesanggrahan, Pecakaran, Jambean, dan Tratebang. “Bebel dan Pesanggrahan karena luapan Sungai Sengkarang,” terang dia.

Sementara itu, sejumlah desa di Kecamatan Sragi juga terdampak banjir. Di antaranya di Kelurahan Sragi dan di Desa Sumubkidul. “Di Sumubkidul banjir masih di jalan dan sekitar pemukiman. Belum masuk ke rumah,” terang Diyon, warga setempat.