Pendidikan Di Desa Terpencil Minta Diperhatikan

by
KABUT TEBAL - Kabut tebal menyelimuti Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono, saat jajaran Koramil Petungkriyono mengadakan bakti sosial di desa terpencil tersebut, Rabu (13/1/2021).

PETUNGKRIYONO – Disparitas pendidikan di daerah atas minta dipangkas. Pasalnya, selain aksesibilitas jalan dan internet yang sulit, sarana prasarana pendidikan juga kurang dibandingkan di daerah perkotaan. Salah satu daerah terpencil di Kabupaten Pekalongan adalah Desa Simego di Kecamatan Petungkriyono.

Dalam rangka membantu masyarakat desa terpencil khususnya di bidang pendidikan, Koramil Petungkriyono Kodim 0710 Pekalongan mengadakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan sejumlah buku bacaan, alat olahraga dan majalah kepada anak-anak sekolah di Dusun Kumenyep, Desa Simego, Rabu (13/1/2021).

Kegiatan bakti sosial dipimpin langsung oleh Danramil Petungkriyono Kapten Inf Puji Wahyono didampingi Kapolsek Petungkriyono, tiga orang Babinsa, dan satu Bhabinkamtibmas, serta Kepala Desa Semego Saekhu.

Adapun bantuan yang diberikan berupa buku tulis, buku bacaan, bola voli, net voli, dan shuttlecock. Tidak hanya memberikan bantuan saja, Danramil dan Babinsa juga menyempatkan diri untuk memberikan motivasi kepada anak-anak di Dusun Kumenyep, walaupun saat ini sekolah yang ada di desa tersebut tidak diadakan proses belajar mengajar karena mematuhi peraturan pemerintah tentang larangan proses belajar tatap muka.

“Kegiatan bakti sosial yang kita laksanakan ini merupakan wujud kepedulian TNI khususnya Koramil Petungkriyono, Kodim 0710 Pekalongan, dengan tujuan untuk memberikan motivasi kepada anak-anak desa terpencil yang memang aksesnya sulit dijangkau, baik akses infrastruktur maupun jaringan internet dan yang lainnya,” jelas Kapten Puji.