Belasan Pedagang Masih Langgar Jam Malam

by
RAZIA - Tim gabungan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kendal melakukan razia jam malam di Kota Kendal.

*Hasil Razia Satgas Covid-19 ke KPL-Toko Modern

KENDAL – Tim gabungan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kendal mulai mengintensifkan razia jam malam di Kota Kendal sebagai tindak lanjut kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hasilnya, masih dijumpai sejumlah pelaku usaha yang masih beroperasi melebihi yang diatur pemerintah daerah.

Seperti pada Selasa (12/1/2021) malam lalu, tim gabungan menyasar pedagang kaki lima, cafe, swalayan dan toko modern. Hasilnya, tim yang terdiri dari anggota Satpol PP, Polri, TNI, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, dan Kesbangpol itu masih menemukan belasan pedagang kaki lima yang masih buka, meski sudah pukul 21.00 yang merupakan batas akhir jam operasi. Petugas pun meminta kepada para pedagang untuk segera menutup jualannya.

“Silahkan untuk mengemasi dagangannya, karena batas akhir buka maksimal pukul 21.00,” kata Sido Rochim, Kasi Dalops Satpol PP Kendal.

Hujan lebat yang mengguyur Kota Kendal sekitar satu jam sejak pukul 19.30 memang tidak memungkinkan para pedagang mengemasi barang dagangannya. Pihak petugas pun hanya memberikan himbauan agar segera menutup saat hujan sudah reda.

Rochim mengungkapkan, sesuai ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), jam buka untuk pedagang kaki lima dan cafe maksimal pukul 21.00, sedangkan jam buka toko modern maksimal pukul 20.00 dan untuk swalayan besar buka maksimal pukul 19.00. “Jika buka melebihi jam buka sesuai ketentuan, maka akan dipaksa untuk tutup,” ujarnya.

Di lain pihak, seorang pedagang kaki lima di Taman Garuda, Puji mengatakan, bahwa dengan adanya PPKM, pelanggan menjadi sepi. Ia pun tetap menutup lapak dagangannya, meski jualannya belum habis, karena harus mematuhi peraturan. “Kemarin sudah ada pemberitahuan jam malam, jadi tidak apa-apa kalau disuruh tutup,” katanya. (lid)