Atlet dan Pelatih Renang Minim Perhatian

by
ASOSIASI - Sejumlah pelatih dan klub renang membentuk asosiasi agar mendapat perhatian dari Pengcab.

**Bentuk Asosiasi Lintas Cabor

KAJEN – Sejumlah atlet dan pelatih renang di Kabupaten Pekalongan mengaku kurang diperhatikan Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Pekalongan. Padahal potensi calon atlet cukup banyak.

Atas kondisi tersebut, pelatih dan orang tua wali membentuk Asosiasi sebagai wadah peningkatan olah raga air di RM Dapur 51 Kedungwuni, Selasa (12/01/2021).

Pembentukan Asosiasi pelatih dan wali atletik tersebut sebagai wujud keprihatinan dan minimnya perhatian dari Pengurus Cabang PRSI Kabupaten Pekalongan. Sebab selama pelatihan berjalan pengurus dinilai tidak ada yang turun ke lapangan untuk mengetahui kondisi yang ada.

Pembentukan Asosiasi dihadiri oleh pelatih renang diantaranya dari klub SPT, NEW GP FOUR, PSC, Krasti, Tirta Mira, Lang In Swiming Club. Pelatih sepekat membentuk Asosiasi agar kedepan mampu mewadahi aspirasi sehingga mendapat perhatian. Asosiasi pelatih dan wali atletik terbentuk diketuai oleh Bambang Purwadi selalu Ketua Klub NEW GP FOUR dan Sekretaris Teguh dari Club PSC sedangkan sebagai pembina pelatih senior Suprapto dan Gimin.

Ketua Asosiasi Pelatih dan Wali Atlet Renang, Bambang Purwadi, STr.MM mengatakan bahwa tujuan dibentuknya Asosiasi ini sebagai wadah pelatih. Dimana sekarang ini pelatih dan atlet renang benar benar kurang diperhatikan oleh Pencab PRSI.

“Tujuan dibentuknya asosiasi pelatih dan atlet renang ini untuk memajukan olahraga renang di Kabupaten Pekalongan. Kemudian kedua agar prestasi renang ini benar benar ditingkatkan. Ketiga potensi-potensi atlet yang ada di Kabupaten Pekalongan agar diperhatikan, ” katanya.