Akses Jalan Ditutup, Puluhan warga Mengadu ke DPRD

by
MENGADU - Belasan warga dari Perumahan Grand Garden, Kelurahan Pringrejo, mendatangi Kantor DPRD untuk mengadukan sejumlah permasalahan yang terjadi di wilayah tersebut.

KOTA – Belasan perwakilan warga dari Perumahan Grand Garden (GG), Kelurahan Pringrejo, mendatangi kantor DPRD untuk mengadukan permasalahan terkait adanya penutupan akses jalan di wilayah setempat. Kedatangan perwakilan warga, diterima oleh Plt Ketua DPRD, Nusron dan Wakil Ketua DPRD, Edy Supriyanto di ruang Komisi A.

Ketua RW 20 Kelurahan Pringrejo, Nuryadi mengungkapkan bahwa banyak permasalahan di lingkungan RT 9 RW 20. Salah satunya yang dikeluhkan warga adalah akses masuk ke perumahan GG. Akses masuk ke perumahan GG harus melewati akses perum BRD, sedangkan jalur BRD ditutup dengan portal.

Kenapa akses jalan itu ditutup, Nuryadi menyatakan bahwa hal itu terjadi diduga karena kepentingan bisnis. Yakni pengembang perumahan itu berbeda. Perumahan GG milik PT Grand Garden dan BRD milik PT Ajisaka.

Karena kondisi tersebut, warga menjadi korbannya. Warga Perumahan GG yang akan menuju ke kota harus melalui jalur selatan hingga tembus di RS Djunaid. Warga Perum GG harus melewati jalan yang belum dikeraskan, sehingga cukup menyulitkan warga yang lewat. “Melewati jalan selatan cukup jauh. Sebelumnya warga lebih banyak lewat akses jalan milik BRD yang sekarang sudah ditutup,” katanya.

Karena itu, kedatangannya bersama perwakilan warga ke DPRD dalam rangka menyampaikan keluhan dengan harapan wakil rakyat bisa membantu membuka akses jalan akses di BRD ke Grand Garden yang sudah ditutup belakangan ini.