Komisi C: Gencarkan Sosialisasi Program Vaksinasi

by
JELASKAN - Komisi C DPRD Kota Pekalongan saat meminta penjelasan terkait mekanisme vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Ternyata tidak ada pemeriksaan entah itu swab atau tes lain terkait Covid-19. Mereka yang OTG juga akan tetap divaksin asal tidak ada keluhan kesehatan dan suhunya kurang dari 37,3. Jadi masyarakat tidak perlu takut atau khawatir untuk ikut vaksinasi,” kata Bowo.

Kepala Dinas Kesehatan, Slamet Budiyanto menjelaskan, dalam proses vaksinasi tahap pertama akan dilakukan terhadap tenaga kesehatan di Kota Pekalongan yang jumlahnya ekitar 3.590 orang. Mereka yang sudah masuk dalam data, akan diberikan link pendaftaran yang selanjutnya akan diberikan notifikasi terkait waktu dan lokasi pelaksanaan vaksinasi.

“Jadi datanya terpusat sehingga semua warga akan mendapatkan notifikasi lewat SMS. Kebetulan saat ini sudah ada integrasi antara nomor handpone dengan NIK sehingga warga akan mendapatkan notifikasi dari sana. Tapi untuk tahap pertama, yang akan divaksin terlebih dulu adalah tenaga kesehatan dan juga ada usulan beberapa tokoh masyarakat sebagai bagian untuk mengajak masyarakat lain dalam vaksinasi,” jelasnya.

Budi, sapaan akrabnya, menyatakan belum ada pemberitahuan lebih lanjut kapan vaksinasi akan dimulai khususnya di Kota Pekalongan. Mengenai jumlah vaksin yang akan diterima, berdasarkan informasi terakhir Kota Pekalongan akan mendapatkan sekitar 1.250 vaksin yang akan diberikan untuk tenaga kesehatan. “Karena jumlahnya terbatas, maka nanti vaksinasi untuk nakes akan dilakukan secara bertahap,” tandasnya.(nul)