Covid-19 di Kota Santri Tembus 1.548 Kasus

by
BUBARKAN KERUMUNAN - Polisi membubarkan kerumunan orang di Alun-alun Kota Kajen untuk mencegah penyebaran virus corona.

**Operasi Yustisi Ditingkatkan

KAJEN – Hingga Senin (11/1/2021) kemarin, kasus Covid-19 di Kota Santri terus bertambah. Total akumulasi terkonfirmasi ada 1.548 kasus. Dengan rincian, sembuh 1.127, dirawat 62, isolasi mandiri 290, dan meninggal 69 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro, dihubungi kemarin sore, mengatakan, perkembangan kasus Covid terbanyak masih dari klaster rumah tangga.

Disinggung efek libur panjang, Wawan mengatakan, dampak libur panjang belum bisa dilihat karena dari hasil tracking ternyata penderita Covid bukan pelaku perjalanan. “Ini 43 kasus penambahan sampai hari ini bukan pelaku perjalanan. Artinya masih ada di tingkat perumahan. Menyebar ke seluruh kabupaten. Sehingga bisa kita kategorikan itu bukan dampak dari libur panjang,” katanya.

Sementara itu, jajaran Polres Pekalongan terus meningkatkan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Dalam kegiatan tersebut petugas berhasil menindak dan membubarkan belasan remaja yang tengah asik nongkrong dan berkerumun di sekitar komplek Alun-alun Kajen, kemarin malam.

Kapolres Pekalongan AKBP Darno, mengatakan, penindakan yang dilakukan pihaknya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jangan sampai akibat kerumunan yang dilakukan, justru menambah angka warga yang terpapar.