Banyak Pasien OTG Keluyuran

by

Adapun, kata dia, besaran uang insentif yang diberikan pada pasien Isman masih sama, yakni Rp 1 juta per orang. Namun demikian teknis pembagiannya mengalami perubahan.

“Rp 1 juta kita bagi dua, Rp 500 ribu kita serahkan pada keluarga yang ada di rumah, sedang Rp 500 ribu sisanya kita berikan pada pasien yang tengah melaksanakan Isman di lokasi yang disediakan desa,” terangnya.

Disebutkan Wihaji, selain menyediakan lokasi isolasi di tingkat desa, Pemkab Batang juga telah menyediakan lokasi isolasi di tingkat kabupaten.

“Lokasi Isman di tingkat kabupaten sudah kami siapkan satu, yakni di Mess Persibat. Jadi nanti kalau ada yang ndablek dan ngeyel, akan kita kerahkan Satpol PP untuk menarik ke Isman tingkat kabupaten,” ujarnya.

Diakui Bupati, bahwa aturan yang diterapkan sebelumnya tidak berjalan maksimal. Pasien Covid-19 yang semestinya menjalankan Isman di rumah justru keluyuran dan tak jarang tamu berdatangan.