Tenaga Kesehatan di Batang Butuh 2.554 Vaksin Covid-19, Kiriman Pertama Hanya 889 Dosis Saja

by
Kepala Dinas Kesehatan memberikan paparan pada acara sosialisasi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Batang.

BATANG – Sebanyak 2.554 tenaga kesehatan di Kabupaten Batang direncanakan akan mendapat vaksinasi Covid-19 yang pertama. Namun, untuk tahap pertama, Dinas Kesehatan hanya akan mendapat kiriman sebanyak 889 dosis, dan hingga saat ini masih menunggu kiriman dari Provinsi Jawa Tengah.

“Tahap awal, kita menunggu kiriman sebanyak 889 dosis vaksin Sinovac yang rencananya akan diberikan untuk tenaga kesehatan. Jumlah tersebut tentunya masih kurang dibandingkan jumlah tenaga kesehatan yang direncanakan akan divaksinasi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Batang, dr Mukhlasin pada acara sosialisasi vaksinasi Covid-19 di aula kantor Bupati Batang, Senin (11/01/2020).

Mukhlasin menjelaskan, sasaran tahap pertama vaksinasi yaitu tenaga kesehatan sebanyak 2.554 orang. Mereka nantinya akan divaksin dua kali, sehingga membutuhkan vaksin sekitar 5.000 dosis. Namun untuk tahap pertama direncanakan akan datang sekitar 889 dosis, sehingga baru 17 persen dari kebutuhan.

“Untuk penyuntikan atau vaksinasi sendiri di jadwalkan mulai 14 Februari hingga Februari 2021 mendatang. Kita harapkan kebutuhan vaksin bagi tenaga kesehatan akan terpenuhi, sehingga semuanya bisa divaksinasi pada April mendatang,” jelas Mukhlasin.

Bupati Batang, Wihaji dalam acara tersebut mengatakan, untuk vaksin Sinovac dari Tiongkok kiriman dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah direncanakan tiba di Kabupaten Batang pada 12 Januari 2021.

“Nantinya selain tenaga kesehatan, untuk vaksin tahap pertama ini juga akan diberikan pada tokoh masyarakat. Hal itu bertujuan untuk edukasi ke masyarakat. Maka saya minta kalau berkenan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh ormas, ketua DPRD dan GP Ansor untuk menerima vaksin pertama bersama saya,” beber Bupati Wihaji.

Bupati mengungkapkan, kegiatan vaksinasi sendiri akan dilakukan di 26 titik, yaitu 21 Puskesmas, 3 rumah sakit dan 3 klinik. Selain tenaga kesehatan, sasaran vaksinasi selanjitnya yaitu masyarakat rentan sebanyak 284.025 orang, masyarakat umum 92.891 orang, lansia 90.638 orang. Sehingga jumlan total warga yang akan divaksinasi mencapai 494.021 orang.

“Nantinya saya harapkan meskipun sudah mendapat vaksinasi, masyarakat harus tetap patuh Protokol kesehatan. Jangan sampai merasa sudah kebal, jadi seenaknya. Mengingat masih ada waktu 1,5 tahun untuk memastikan tubuh kita kebal dari virus Covid-19,” tandas Bupati. (don)