Tolong, Bantu Pemda Mengeksplorasi Potensi Batang

by
SAMBUTAN - Kepala Diskominfo Batang, Triossy Juniarto, memberikan sambutan di hadapan perwakilan media cetak dan online, kemarin.

BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), menyampaikan harapannya atas peran media massa, baik cetak maupun online, dalam membantu mengeksplorasi dan menyebarluaskan informasi tentang potensi daerah. Peran tersebut diharapkan ikut memantik percepatan pembangunan daerah.

Kepala Diskominfo Kabupaten Batang, Triossy Juniarto mengatakan, di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat saat ini, peran media massa sangat penting, bukan saja untuk mempublikasikan pembangunan daerah agar diketahui masyarakat. Lebih dari itu, sejauh ini media juga mampu memainkan perannya dalam membantu mengeksplorasi potensi daerah.

“Entah itu potensi alam, budaya, wisata, atau mungkin kreativitas masyarakatnya, kalau ini dieksplorasi dan dipublikasikan dengan baik, pastilah akan berdaya dukung terhadap percepatan kemajuan daerah. Semangat ini pula yang diharapkan oleh pimpinan daerah. Karena dalam banyak kasus, karena keterbatasan pemerintah daerah, mata media justru bisa lebih peka dan jeli menangkap potesnsi daerah. Maka tolong bantu pemerintah daerah mengeksplorasi potensi Batang,” ungkap Tirossy, Kamis (7/1/2021), di kantornya.

Menggarisbawahi ungkapan yang sering disampaikan Bupati Batang, Wihaji, Kabupaten Batang dikatakan Triossy memiliki potensi yang lebih dari cukup untuk bertransformasi menjadi daerah maju. Sebagian dari potensi tersebt bahkan saat ini sedang diwujudkan oleh pemerintah daerah, yakni menghadirkan dua kawasan industri, yakni Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Kawasan Industri Batang Industrial Park.

“Kalau ada kawasan industri, maka Kabupaten Batang akan menjadi pusat keramaian baru. Maka program wisata juga telah dan tengah dipersiapkan, ekonomi kreatif dan UMKM diperkuat, wirausahawan dilahirkan. Semua ini tentu akan mempercepat cita-cita mensejahterakan Kabupaten Batang, maka mari kawal bersama agar sukses,” jelasnya.

Kecuali itu, lanjut Tiossy, media juga bisa menjadi rujukan informasi akurat di tengah banjir informasi yang melanda masyarakat. Informasi yang di media diharapkan menjadi alat validasi untuk menghalau hoaks yang semakin merajalela. “Pemerintah tidak mungkin mengontrol seluruh informasi yang lalu lalng di media sosial dengan cepatnya. Maka ruang ini harapannya bisa diisi media massa, sehingga masyarakat bisa mengecek validitas sebuah informasi dari media massa,” pungkasnya. (sef)