Durian Lokal Masih Diminati

oleh -
DURIAN LOKAL - Durian lokal asli Kabupaten Pekalongan tetap banyak diminati masyarakat meskipun saat ini harga naik.

MESKI musim panen buah durian kali ini banyak petani yang gagal, akan tetapi durian jenis lokal tetap diminati masyarakat luar daerah. Sebab selain memiliki cita rasa enak, durian lokal benar benar matang dari pohon.

Adapun jenis durian lokal yang lebih dikenal di Kota Santri seperti, jenis madu, Petruk, kunir, bawor, montong, bahkan adapula durian jenis nenek moyang karena pohon berusia ratusan tahun dipercaya peninggalan nenek moyang. Bahkan akhir akhir ini banyak masyarakat melakukan budidaya perkawinan bibit durian sehingga muncul muncul jenis baru dengan rasa yang lebih enak.

“Meskipun banyak durian dari luar, namun untuk jenis lokal tetap banyak peminatnya. Sebab untuk rasa durian bisa dilihat dari lokasi, dan bisa ditebak enak tidaknya, ” ungkap seorang petani durian, Wadiyo warga Kecamatan Karanganyar itu.

Diakui memang ketika musim durian, ada pedagang yang sengaja mendatangkan durian dari luar seperti Palembang ataupun Lampung. Namun dengan harga murah tidak bisa mencerminkan rasa ataupun kualitas.

“Prinsipnya rego gowo rupo, kalau yang tahu durian biasanya tidak menawar karena mereka lebih memilih rasa bukan harga yang murah. Dan kebetulan rasa durian lokal cukup enak sehingga mampu bersaing meskipun banyak durian dari luar, ” imbuhnya.