PK5 Kembali Tempati Kawasan Jetayu

by
PINDAH - Pedagang kaki lima berpindah lokasi ke depan Masjid Al Ikhlas setelah petugas Satpol PP melakukan penjagaan di Kawasan Jetayu. Sebelumnya, selama beberapa hari pedagang sempat kembali ke lokasi tersebut setelah sebelumnya dipindahkan pada 27 November 2020.

*Satpol PP Lakukan Penjagaan

KOTA – Baru sekitar satu bulan Pemkot Pekalongan menetapkan larangan dan memindahkan pedagang kaki lima dari Kawasan Jetayu, para pedagang terpantau sudah kembali lagi menempati sejumlah titik di sekitar Kawasan Jetayu. Kondisi itu sudah berlangsung selama sekitar sepekan terakhir.

Namun pada Selasa (5/1/2021), Satpol PP Kota Pekalongan mulai menerjunkan petugas untuk melakukan penjagaan di kawasan tersebut. Sebelumnya, terpantau tidak ada penjagaan dari petugas sehingga para pedagang sempat menempati kembali Kawasan Jetayu selama sepekan.

Petugas Satpol bersama aparat keamanan lain, terpantau sudah berjaga di lokasi pada Selasa sore. Petugas juga menghalau beberapa pedagang yang sudah sempat membuka lapaknya di kawasan yang dilarang. Setelah dilakukan penjagaan, sejumlah pedagang pun berpindah lokasi. Sebagian menyeberang menempati lokasi di depan Masjid Al Ikhlas, sebagian lainnya menempati depan Kantor Batik TV.

Kepala Dindagkop dan UKM, Bambang Nurdiyatman saat dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini banyak PK5 yang kembali menempati Kawasan Jetayu untuk berdagang. “Iya banyak yang kembali. Kami sudah sampaikan ke Satpol PP karena tugas melakukan penertiban ada di Satpol PP. Kami sudah sampaikan banyak pedagang yang kembali ke Jetayu dan ini mohon diatasi,” tuturnya, Selasa (5/1/2021).

Dindagkop, lanjut Bambang, memiliki tugas untuk melakukan pembinaan dan sudah dilakukan sebelum pemindahan. “Tugas kami pembinaan, kami berikan pengarahan sampai mereka bersedia untuk pindah. Ketika ada pelanggaran kami tidak punya kewenangan untuk itu,” tambahnya.