Nakes Prioritas Vaksin, Jumlah Nakes 2.554 Orang, Tahap Pertama pada 14 Januari

by

BATANG – Vaksin Covid-19 Sinovac yang dikirim dari kantor pusat PT Bio Farma di Bandung telah tiba di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Jawa Tengah pada Senin (4/1/2020) pukul 03.00 WIB.

Sebanyak 62.560 vaksin yang dikemas dalam 32 karton itu diangkut dengan menggunakan truk boks pendingin milik Kementerian Kesehatan, dan dikawal oleh sejumlah anggota Brimob bersenjata lengkap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Muchlasin mengatakan, bahwa sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah, penjadwalan distribusi vaksin ke penerima akan dilaksanakan pada 14 Januari 2021.

“Sebelumnya pendistribusian vaksin ke penerima dijadwalkan pada 21 Januari 2021, namun diajukan menjadi 14 Januari 2021. Percepatan ini dilakukan untuk pemulihan pandemi Covid-19 di Kabupaten Batang,” ujarnya, Senin (4/1/2021).

Ia yang didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Yuli Suryandaru menjelaskan, bahwa target utama penerima Vaksin Sinovac ialah para tenaga kesehatan dan personel penunjang di seluruh fasilitas kesehatan.

“Adapun di Batang ada sebanyak 2.554 orang tenaga kesehatan yang telah kami ajukan untuk mendapatkan vaksinasi. Usulan tersebut telah kami ajukan, dan saat ini tinggal menunggu proses pendistribusiannya saja,” katanya.

Menurutnya, untuk tenaga kesehatan yang akan mendapatkan vaksin asal China itu telah menerima pesan singkat dari pihak Kementerian Kesehatan, sedangkan untuk pelaksanaanya sendiri masih menunggu proses distribusi.

“Jadi, jumlah total penerima vaksin di Batang yang telah kami ajukan berjumlah 403.383 orang. Jumlah tersebut terdiri dari tenaga kesehatan 2.554 orang, pelayanan publik 23.913 orang, masyarakat rentan 284.025 orang, masyarakat umum 92.891 orang, dan lansia 90.638 orang,” bebernya.

Ia mengatakan, bahwa Dinkes Batang telah menetapkan 26 lokasi penempatan vaksin, yakni 21 Puskesmas, tiga rumah sakit dan dua klinik dengan persyaratan mempunyai alat Cold Chain sebagai tempat penyimpanan khusus.

“Kami sudah sangat siap untuk menyalurkan vaksin itu. Kami sudah siagakan petugas vaksin yang terdiri dari dua orang asal Dinkes dan 43 orang dari Puskesmas di antaranya dokter, perawat dan bidan. Mereka semua sudah mendapatkan pelatihan,” ungkapnya.

Ditambahkan dia, bahwa vaksinasi akan dilakukan dalam beberapa tahap. Di mana untuk tahap pertama dilaksanakan pada Januari 2021 ini dengan target tenaga kesehatan. Sedang untuk tahap kedua pada Januari – Mei 2021 dengan target masyarakat rentan, masyarakat umum dan lansia.

“Untuk jadwal kedatangan atau distribusi vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi belum kita ketahui, termasuk prosesnya, apakah diambil sendiri ataukah dikirimkan ke daerah. Mengingat pengelolaan vaksin Covid-19 ini harus hati-hati, dan rantai dingin vaksin harus benar-benar terjaga menggunakan tempat khusus,” tandasnya. (fel)