Proyek Pasar Tanjung Dikritik

by
TINJAU LOKASI - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra saat meninjau Pasar Rakyat Desa Tanjung Kecamatan Tirto, Kamis (31/12/2020).

**Diminta Untuk Segera Diselesaikan

KAJEN – Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan mengkritisi pembangunan Pasar Rakyat Tanjung di Desa Tanjung Kecamatan Tirto yang hingga kini belum selesai. Dari peninjauan lokasi, Kamis (31/12/2020), para wakil rakyat menemukan masih ada beberapa kekurangan sehingga diminta untuk segera diselesaikan.

Pantauan Radar, Pembangunan/ Revitalisasi Pasar Rakyat Tanjung dengan nilai Kontrak Rp 1.929.914.296 tersebut dibangun selama 90 hari dan selesai 29 Desember 2020. Namun dari lokasi terdapat ada bangunan yang belum selesai terutama saluran drainase, sekat WC dan lainnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra di akhir tahun 2020 berkesempatan berkunjung ke pasar rakyat di Desa Tanjung, Kecamatan Tirto. Dalam kunjungannya yang cukup mendadak ini, dia memantau keberadaan pasar rakyat yang merupakan kerjasama dinas terkait dan DPRD Kabupaten yang mengusulkan kepada Kementrian Perdagangan RI.

Adapun dari hasil kunjungannya tersebut, ternyata sampai akhir tahun pembangunannya belum selesai sehingga Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan meminta agar segera diselesaikan.

”Setelah saya cek, ternyata masih banyak yang belum terselesaikan seperti kamar mandi yang belum disekat, lalu halaman depan dan samping yang belum rapi. Untuk itu, pihak ketiga kami harapkan supaya bisa menyelesaikannya dengan baik,” tegas dia. Menurutnya, keberadaan pasar rakyat ini memang sangat bermanfaat bagi masyarakat di Kecamatan Tirto, khususnya Desa Tanjung. Sebab ketika membutuhkan keperluan sehari-hari, mereka tidak perlu datang ke pasar Kajen maupun pasar rakyat lain di Kabupaten Pekalongan yang lokasinya cukup jauh. ke depan, setelah difungsikan maka pengelolaannya juga harus bagus sehingga bisa mendatangkan keuntungan dan hasilnya untuk kepentingan masyarakat.