Pendapatan Daerah Rp 1,786 T, Belanjanya Sebesar Rp 1,871 T

by
TINDAK LANJUT - Bupati Wihaji menyerahkan laporan tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur atas Raperda APBD 2021, Senin kemarin.

*Hasil Evaluasi Gubernur Ditindaklanjuti

BATANG – Hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah atas Raperda APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2021 telah ditindaklanjuti Bupati dan DPRD Batang. Hasilnya, struktur RAPBD yang akan dikirimkan kembali ke Gubernur itu memuat belanja daerah sebesar Rp 1.871.771.478.081, sementara pendapatan daerah hanya Rp 1.786.031.075.369.

Hasil evaluasi Gubernur termaktub dalam SK Gubernur Jateng Nomor : 910/241/2020 tanggal 23 Desember 2020. Bupati Batang, Wihaji memastikan, rapat Badan Anggaran (Banggar) III telah merumuskan tindak lanjut dan penyempurnaan hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah dimaksud.

“Struktur Raperda APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2021 akan disampaikan kembali kepada Gubernur Jawa Tengah,” katanya saat menyampaikan laporan tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur pada rapat paripurna DPRD Batang, Senin (28/12/2020).

Disebutkan Wihaji, struktur RAPBD yang akan disampaikan kembali ke Gubernur tersebut menjadi, pendapatan sebesar Rp 1.786.031.075.369 dan belanja sebesar Rp 1.871.771.478.081 dengan defisit sebesar Rp. 85.740.402.712,00.

Sedangkan penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 125.740.402.712,00, dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 40.000.000.000,00 dengan surplus pembiayaan sebesar Rp. 85.740.402.712,00 yang digunakan untuk menutup defisit belanja.

Bupati menyampaikan apresiasinya kepada jajaran anggota DPRD yang telah bekerja keras membahas Raperda APBD 2021 sampai selesai. “Kita semua berharap, segala ikhtiar bersama kita ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Batang,” tukas Wihaji. (fel)