Berkerumun, Demo Pekerja Terpaksa Dibubarkan Polisi

by
IMBAU MASSA - Aparat Polres Batang sampai turun ke tengah-tengah massa untuk mengimbau mereka agar mengakhiri aksi karena menciptakan kerumunan.

BATANG – Seribuan karyawan PT Primatex menggelar aksi mogok kerja di depan pabrik setempat, Senin (28/12/2020). Diketahui, aksi unjuk rasa ini dipicu karena pihak perusahaan diduga lalai dalam tangungjawabnya kepada para karyawan.

Seperti halnya pembayaran uang lembur, kebijakan penggantian tanggal merah, uang prestasi, reward alpa, dan lain sebagainya.

“Pertama, upah lembur yang tidak dihitung lembur, untuk gaji MPP di lockdown, untuk bonus alpa belum bisa diberikan, tanggal merah sering digeser geser, jadi permasalahnnya itu kompleks,” ujar Roni, Pengurus Serikat Pekerja.

Namun, aksi tak berlangsung lama, karena harus dibubarkan oleh pihak Kepolisian Resor Batang. Jajaran kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka awalnya telah mengimbau agar para karyawan tidak berkerumun dalam menyampaikan tuntutannya, dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Bubar. Jaga kesehatan, jaga jarak. Jangan menimbulkan klaster baru. Bubar semua,” ujar Kapolres menggunakan pengeras suara.