Tiap Bulan, Ratusan Ibu Hamil Risiko Tinggi

by
dr Ida Sulistiyani

**Persalinan Harus Direncanakan

KAJEN – Setiap bulannya, ada ratusan Ibu hamil di Kabupaten Pekalongan masuk kategori risiko tinggi (risti). Yakni, kehamilan yang memungkinkan dapat menyebabkan bahaya atau komplikasi baik terhadap ibu maupun janin yang dikandungnya selama masa kehamilan, melahirkan, ataupun nifas bila dibandingkan dengan kehamilan normal.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada bulan Juni 2020, dari 1192 ibu hamil ada 437 bumil risti. Pada bulan Juli, ada 307 bumil risti dari 850 ibu hamil, dan pada bulan Agustus terdapat 877 ibu hamil, sebanyak 345 di antaranya kategori bumil risti.

Selanjutnya, pada bulan September dari 852 bumil ada 511 kategori risti, dan pada bulan Oktober ada 338 bumil risti, dari total ibu hamil sebanyak 1038. Sementara itu, pada bulan November 2020 ada 854 bumil, dimana sebanyak 296 di antaranya masuk bumil risti.

Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Pekalongan dr Ida Sulistiyani, Senin (28/12/2020), mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan ibu hamil masuk kategori risiko tinggi. Ia menyebutkan, ibu hamil dengan riwayat anemia, ibu hamil dengan riwayat KEK (kekurangan energi kronik), dan ibu hamil dengan tensi tinggi.

Faktor penyebab bumil risti lainnya, kata dia, ibu hamil dengan riwayat umur, yakni usia di atas 35 tahun atau kurang dari 20 tahun. “Ibu hamil terlalu muda, terlalu tua, atau terlalu sering melahirkan,” kata dia.