Pilkada Tak Timbulkan Klaster Penyebaran Covid-19

by
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando RAD Bonay

*Penyebaran Virus Corona Tak Naik Signifikan

KENDAL – Pelaksanaan Pilkada Kendal tahun 2020 yang sudah berlangsung pada 9 Desember lalu tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19. Hal ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kendal yang mencatat tidak ada peningkatan kasus Covid-19 antara sebelum dan setelah pelaksanaan pencoblosan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando RAD Bonay mengatakan, berdasarkan data kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kendal, tidak ada kenaikan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pelaksanaan pencoblosan. Angka kasus penyebaran virus corona, sebelum dan sesudah pelaksanaan pencoblosan masih cenderung sama, yaitu rata-rata per hari sekitar 50 orang.

“Untuk Kabupaten Kendal tidak ada klaster baru penyebaran covid-19 dalam Pilkada Serentak 2020, tapi untuk daerah lain, tidak tahu,” katanya, Kamis (17/12/2020).

Feri mengungkapkan, pelaksanaan Pilkada Kendal yaitu pada saat pencoblosan, KPU Kendal benar-benar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Antisipasinya sudah dimulai dari tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah dikondisikan aman dari penyebaran virus corona hingga tatacara atau prosedur pencoblosan, baik sebelum maupun sesudah keluar dari TPS.

“Protokol kesehatan pada saat pencoblosan benar-benar dilaksanakan, seperti pemilih yang harus mencuci tangan dan memakai sarung tangan plastik ketika mencoblos,” ujarnya.