Dishub Pastikan Armada Bus Angkutan Nataru Aman

by
NATAL TAHUN BARU - Guna memastikan armada bus angkutan natal, Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan secara rutin melakukan pengecekan armada di garasi dan Terminal Kota Santri.

KAJEN – Untuk memastikan armada bus angkutan jelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) aman, Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan secara rutin melakukan pengecekan armada di garasi PO dan Terminal Kota Santri. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro saat paparan dalam rapat Lintas Sektoral di Aula Setda, Kamis (17/12/2020).

Dikatakannya, dalam mempersiapkan pengamanan Natal dan Tahun Baru personil yang dikerahkan sebanyak 90 orang dan ditempatkan di Posko Pelayanan terpadu. Personil ditugaskan selama 24 jam dan dibagi dalam tiga shift sejak 24 sampai 31 Desember 2020. “Pada prinsipnya dari kita menyerahkan atau menyiapkan personil untuk di BKO-kan Polres dari tanggal 23 sampai 31 Januari di Posko pengamanan yang ada,” terangnya.

“Sedangkan kesiapan armada yang ada di Kabupaten Pekalongan yakni bus 26 kursi atau bus 3/4 sebanyak 23 di mana kondisi saat ini siap beroperasi semua. Bus 16 kursi ini ada 33 armada dan 12 kursi 157 armada. Untuk Bus pariwisata ada 33 armada dengan 51 dan 28 kursi,” katanya.

Untuk sarana prasarana, Dinas Perhubungan juga memiliki water barier sebanyak 120 dan ada penambahan baru dengan total hampir 200. Untuk trafic cone saat ini ada 400 buah dan traffic light tetpasang ada 5 titik dengan kondisi baik.

“Untuk jelang kegiatan Natal dan Tahun Baru ini kita akan melaksanakan ramcheck bus di garasi bersama Satlantas. Kemudian kita juga melaksanakan kegiatan cek kesehatan para awak bus bersama kendaraan yang akan digunakan. Kita cek kru dari armada melibatkan kawan dari Dinkes,” lanjutnya.

Jika dalam pengecekan ditemukan kondisi kendaraan bus atau krunya ada yang kurang fit, maka sarankan untuk tidak beroperasi. Karena dapat membahayakan penumpang dan pengguna jalan lain. “Untuk saat ini ada 3 garasi bus pariwisata, kemudian Terminal Kajen dan IBC yang akan kami lakukan pengecekan,” tandasnya.(yon)