Tiga Kali Terjadi Bencana Tanah Gerak

by
Kepala Desa Bodas, Wasgito

KANDANGSERANG – Bencana tanah gerak sudah kali ketiga ini terjadi di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Kejadian bencana alam ini terjadi pada tahun 2005, 2012, dan 2020.

Kepala Desa Bodas, Wasgito, ditemui di Kantor Kecamatan Kajen, usai acara sinergitas kades dengan PWI Kabupaten Pekalongan, Kamis (17/12/2020), mengatakan, bencana tanah gerak di desanya sudah tiga kali ini terjadi. Yakni, pada tahun 2005, 2012, dan tahun 2020 ini.

Menurutnya, tanah gerak tersebut lokasinya masih sama, yakni di Dusun Bodas 1. Terparah, kata dia, bencana tanah gerak di tahun 2005.
“Di tahun 2005, sebanyak 18 rumah direlokasi. Dari lokasi bawah sampai ke atas, yang saat ini terjadi tanah gerak juga,” jelasnya.

Sedangkan, bencana tanah gerak tahun 2012, terjadi gerakan tanah namun kategori kecil. “Kalau yang terdampak banyak dan luas ya yang terjadi tahun 2020 ini. Total lahan pertanian dan pemukiman mencapai 29,5 hektar, dan terdapat 100 rumah yang terdampak,” katanya.

Dijelaskan, dari total 29,5 hektar, sebanyak 2,5 hektar merupakan tanah pemukiman desa. Sisanya, yakni 27 hektar merupakan lahan pertanian yang ikut hilang dan ambles karena bencana tanah gerak tersebut.