DLH Usulkan Pengadaan Alat Pembakar Sampah

by -
MENGGUNUNG - Sampah di TPA Degayu Kota Pekalongan semakin menggunung sehingga dibutuhkan solusi cepat untuk mengatasi. Salah satunya dengan pengadaan alat pembakar sampah.

KOTA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berupaya mengusulkan pengadaan alat pembakar sampah pada 2021 mendatang. Pengadaan alat tersebut membutuhkan anggaran Rp 2,5 miliar dengan fungsi membakar sampah dengan asap yang ramah llingkungan.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah pada DLH, Teguh Prabowo Agung mengungkapkan, pengadaan alat tersebut dinilai sangat mendesak karena kondisi TPA Kota Pekalongan sudah sangat overload sejak tahun 2016. Di TPA ketinggian sampah saat ini mencapai 18 meter yang dikhawatirkan akan menyebabkan longsor dan berbahaya bagi warga setempat.

“Timbunan sampah tidak menentu setiap harinya, rata-rata terkumpul 149 kubik per harinya. Sedangkan TPA kita hanya mampu menampung 80-100 kubik sampah. Terlebih volume sampah akan semakin meningkat saat musim penghujan seperti sekarang ini karena banyaknya sampah yang terbawa arus hujan. Sampah juga akan semakin menggunung saat perayaan hari besar seperti menjelang Natal dan Tahun Baru,” jelas Teguh.

“Di anggaran 2021 ini kami tengah upayakan pengadaan alat pembakar sampah yang nantinya diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang ada di TPS Pekalongan,” tandasnya.

Dia menyebutkan, dalam triwulan terakhir ini atau periode Bulan Juli-September 2020 saja, DLH telah berhasil mengangkut 10.822 ton sampah ke TPA dengan rincian Bulan Juli sebanyak 3600 ton (78,36%), Bulan Agustus mencapai 3.800 ton(82,63%) dan Bulan September sebanyak 3.422 ton sampah(74,35%). Jumlah total tersebut hanya 78,45% dari total sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, dan sisanya tersebar di Tempat Penampungan Sementara (TPS).(nul)