Adu Argumen Tentang Nasib Sorogenen dan Penanganan Covid-19

by
DEBAT - Tangkapan layar debat terbuka putaran kedua yang disiarkan langsung melalui media sosial KPU Kota Pekalongan, Sabtu (6/12/2020).

**Menyimak Debat Terbuka Putaran Kedua Pilwalkot Kota Pekalongan

KPU Kota Pekalongan kembali menggelar debat terbuka putaran kedua, Sabtu (6/12/2020). Debat kali ini dihadiri secara lengkap oleh kedua pasangan calon.

SEPERTI pada debat putaran pertama, terbatasnya ruang saling interaksi antar pasangan calon membuat tak banyak muncul debat atau adu gagasan dalam satu tema maupun pertanyaan yang sama antar pasangan calon. Dari minimnya interaksi tersebut, sempat muncul adu argumentasi dan saling sanggah pada sesi kelima. Di mana masing-masing pasangan calon menyampaikan pertanyaan dan bisa menanggapi hasil jawaban lawannya.

Dalam sesi itu, pasangan nomor urut 1 Aaf-Salahudin (Aladin) melemparkan pertanyaan tentang rencana yang akan dilakukan terhadap Lapangan Sorogenen jika pedagang sudah kembali pindah ke Pasar Banjarsari. Juga terkait alasan yang mendasari diambilnya kebijakan tersebut serta keterkaitanya dengan visi misi yang sudah disampaikan.

“Apa rencana paslon nomor 2 jika Pasar Banjarsari sudah terbangun kembali dan para pedagang sudah pindah. Apa yang akan dilakukan untuk Lapangan Sorogenen,” tutur Calon Wali Kota nomor urut 1, A Afzan Arslan Djunaid atau Aaf.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Calon Wali Kota nomor urut 2, Balgis Diab menjelaskan bahwa ketika Pasar Banjarsari sudah terbangun dan pedagang sudah kembali, maka pihaknya akan mengembalikan fungsi Taman Sorogenen sebagai ruang terbuka publik. Juga akan dibangun ruang terbuka hijau di mana di pinggir lapangan terdapat jogging track dan bagian tengah terdapat lapangan rumput untuk bermain sepak bola dan juga arena bermain anak.