Fix, Toko Modern Diakomodir di Raperda

by
Kukuh Fajar Romadhon

*Sudah Dievaluasi Gubernur, Tinggal Ditetapkan

BATANG – Pemkab dan DPRD Kabupaten Batang menyepakati adanya perubahan aturan pada Perda guna mengakomodir pendirian toko modern.

Hal itu tertuang jelas pada Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Perlindungan, Pembinaan Pasar Rakyat dan Penataan Toko Swalayan di Kabupaten Batang yang telah disetujui bersama DPRD dan Bupati Batang, belum lama ini.

Dari hasil pembahasan Pansus bersama Tim Asistensi Perda, Raperda mengalami beberapa perubahan, penghapusan, dan penambahan. Ketua Pansus, Kukuh Fajar Romadhon didampingi wakil Ketua Tofani Dwi Arieyanto pun membenarkan hal ini. Seperti di antaranya ketentuan pasal 6 huruf b dan huruf c yang harus dihapus.

“Sehingga selengkapnya pasal 6 menjadi berbunyi; a. Jarak lokasi pendirian supermarket, department store, hypermarket ataupun grosir dengan pasar rakyat paling dekat dalam jarak 500 meter, kecuali di kawasan strategis untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi, b. Memenuhi dukungan/ketersediaan infrastruktur,” katanya.

Dua huruf dalam pasal 6 yang dihapus itu semestinya terdapat aturan yang mengatur jarak pendirian minimarket dan pasar rakyat dan mengatur jarak antar lokasi pendirian minimarket.

Adapun huruf b yang dihapus berbunyi, jarak lokasi pendirian minimarket dengan pasar rakyat paling dekat dalam jarak 500 meter. Kemudian pada huruf c yang juga dihapus berbunyi, jarak lokasi pendirian antar minimarket paling dekat 300 meter.