Awas! 99 TPS Rawan Banjir

by
RAPAT KOORDINASI - Komisi A DPRD Kota Pekalongan menggelar rapat bersama penyelenggara pemilu membahas terkait persiapan Pilkada terutama antisipasi TPS rawan banjir.

KOTA – Komisi A DPRD Kota Pekalongan mengundang jajaran penyelenggara Pemilu untuk membahas terkait persiapan Pilwalkot yang akan digelar satu minggu mendatang. Dalam kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Komisi A, Rabu (2/12/2020), dibahas persiapan yang sudah dilakukan penyelenggara untuk mengantisipasi kondisi TPS yang rawan banjir mengingat Pilwalkot dilaksanakan pada musim hujan.

Ketua Komisi A DPRD Kota Pekalongan, Fauzi Umar Lahji menanyakan bagaimana kesiapan KPU dan rencana antisipasi yang sudah diakukan. “Bagaimana kesiapannya, terlebih dalam kaitan dengan bencana banjir. Kita harus antisipasi bersama mengingat jadwal Pilwalkot jatuh pada 9 Desember di mana curah hujan cukup tinggi,” tuturnya.

Beberapa hal yang perlu disiapkan, lanjut Fauzi, terkait distribusi logistik saat musim hujan, penyiapan kondisi TPS jika lokasi digenangi banjir dan kerjasama dengan instansi terkait yang memiliki sarpras lengkap untuk menangani bencana banjir. “Sebab ini masa sensitif. Cuaca dan psikologi masyarakat masih sangat sensitif. Kami tidak mau gara-gara hal yang menurut kami kecil, bisa membuat amburadul. Sehingga ayo jaga kondusifitias bersama, persiapkan segalanya dengan baik,” tambahnya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ketua KPU Kota Pekalongan, Rahmi Rosyada Thoha menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pemetaan TPS rawan banjir dan tercatat ada sebanyak 99 titik TPS yang masuk kategori rawan yang ada di seluruh kecamatan.

Terkait persiapan yang dilakukan, berdasarkan rapat sebelumnya dengan Komisi A dikatakan Rahmi KPU sudah melakukan revisi anggaran khususnya terkait anggaan untuk penyediaan panggung bagi TPS yang digenangi banjir. Disebutkannya, jika sebelumnya anggaran penyediaan panggung sebesar Rp 500 ribu kini sudah diubah menjadi Rp 1,5 juta per TPS.