Klaster RT Tembus 38

by -
MONITORING - Satgas Covid-19 Nasional Brigjen Pol (Purn) Oneng Subroto melakukan monitoring dan pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, kemarin.

**Data Terkonfirmasi Per 30 November 2020
**Kabupaten Pekalongan Masuk Zona Orange

KAJEN – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan terbanyak disumbang dari klaster rumah tangga (RT). Per tanggal 30 November 2020, sudah ditemukan 38 klaster rumah tangga di Kota Santri.

“Klaster terbanyak masih klaster rumah tangga. Artinya terjadi penularan di tingkat rumah tangga. Per tanggal 30 November ada 38 klaster di tingkat rumah tangga,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro saat memberikan keterangan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan kepada Satgas Covid-19 Nasional Brigjen Pol (Purn) Oneng Subroto yang berkunjung ke Pemkab Pekalongan, Rabu (2/12/2020).

Diterangkan, untuk klaster pasar tidak ada penambahan kasus baru. Penambahan klaster baru justru terjadi di klaster perkantoran. Hingga tanggal 30 November sudah ada enam klaster perkantoran.

“Klaster pasar Alhamdulillah tidak ada perkembangan. Semoga tidak ada perkembangan di klaster pasar. Untuk klaster perkantoran bertambah di Disperindag kop, capil, Dinporapar.

Diterangkan, perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan sampai tanggal 29 November masih berada di zona orange. “Namun kita harus waspada. Kita dikepung oleh tetangga kita yang sudah masuk zona merah. Ada Kota Pekalongan, Pemalang, Brebes, Banjarnegara, dan Tegal,” ujar dia.